
Tentang Cara Menentukan Nilai COD
Cara Menentukan Nilai COD ini hanya sebagai gambaran umum saja agar dapat memahami fungsi nilai COD dalam pengelolaan air. Untuk Mengukur nilai secara akurat diperlukan Keterampilan & pengetahuan analisis Kimia.
COD (Chemical Oxygen Demand) adalah parameter penting dalam analisis kualitas air dan limbah cair yang menunjukkan jumlah oksigen (dalam mg/L) yang diperlukan untuk mengoksidasi seluruh bahan organik dan anorganik yang dapat teroksidasi secara kimiawi.
Nilai COD berkaitan langsung dengan tingkat pencemaran air, semakin tinggi COD, semakin tinggi kandungan polutan
Prinsip Dasar
Mengukur COD dilakukan dengan mengoksidasi sampel menggunakan:
- Kalium dikromat (K₂Cr₂O₇) sebagai oksidator kuat
- Dalam suasana asam kuat (H₂SO₄)
- Dengan katalis perak sulfat (Ag₂SO₄)
Menggunakan pemanas reflux selama 2 jam, Sisa dikromat yang tidak bereaksi kemudian dititrasi dengan FAS (Ferrous Ammonium Sulfate). Reaksinya mengukur berapa banyak oksidator yang terpakai, sehingga nilai COD dapat dihitung.
Metode Umum Yang Sering Digunakan
- Metode Refluks Titrimetri (Standar SNI/ APHA 5220 C), metode klasik paling akurat, digunakan untuk laboratorium
- Metode Refluks Spektrofotometri (COD Vial / COD Reactor), cara praktis menggunakan tabung reagen siap pakai, umum digunakan pengujian di lapangan / onsite.
Bahan dan Alat Ukur
Alat ukur dan bahan yang diperlukan
Peralatan & Komponen
- Refluks COD atau COD reactor
- Kondensor
- Hotplate atau COD digester
- Pipet volumetrik
- Buret (untuk metode titrimetri)
- Spektrofotometer (untuk metode vial)
Reagen
- K₂Cr₂O₇ 0,25 N
- H₂SO₄ pekat + Ag₂SO₄
- FAS (Ferrous Ammonium Sulfate) 0,1 N
- Indikator Ferroin
- HgSO₄ (untuk menghilangkan interferensi klorida)
Menghitung Nilai COD
Penentuan COD (Metode Refluks Titrimetri)
Persiapan Sampel
- Filtrasi jika sampel mengandung padatan besar.
- Tambahkan HgSO₄ untuk mengikat klorida (jika perlu).
- Ambil sampel 50 mL menggunakan pipet.
Penambahan Reagen
- Tambahkan 10 mL K₂Cr₂O₇ 0,25 N
- Tambahkan H₂SO₄ + Ag₂SO₄ secara perlahan sambil diaduk.
Pemanasan (Refluks)
- Pasang kondensor.
- Refluks selama 2 jam pada 150 °C.
Pendinginan
kemudian dinginkan campuran ke suhu ruang.
Titrasi
Titrasi dengan FAS 0,1 N sampai warna berubah dari biru → coklat → merah bata (titik akhir indikator ferroin).
Rumus Nilai COD
Perhitungan nilai COD dapat digambarkan dengan rumus
COD(mg/L) – [(A−B)×N×8000 ] / V
dengan :
A = volume FAS untuk blanko (mL)
B= volume FAS untuk sampel (mL)
8000 = faktor konversi (mg O₂ per L)
V = volume sampel (mL)
Metode COD Vial (Spektrofotometri)
Cara
- Masukkan 2 mL sampel ke dalam tabung COD vial.
- Panaskan di COD reactor 150 °C selama 2 jam.
- Kemudian dinginkan.
- Baca nilai absorbansi pada spektrofotometer.
Spektrofotometer secra otomatis mengkonversi absorbansi menjadi nilai COD (mg/L).
Interpretasi Umum Nilai COD
Contoh umum
- Air minum , nilai < 5 (mg/L)
- Air Permukaan, nilai 10 – 50 (mg/L)
- Limbah Domestik, nilai 200 – 600 (mg/L)
- Limbah Industri, nilai 500 – lebih 2000(mg/L)

